Aku kadang merasa sulit mengatakan apa yang aku rasakan, tetapi aku
berharap kita tidak akan pernah membiarkan apapun yang sudah kita miliki
bersama ini sirna. Tak peduli apakah kita terpisah ribuan mil ataupun
hanya sejengkal. “Sebab kau telah meninggalkan jejakmu di hatiku”.
Hari-hari yang sedang kita lalui ini untuk beberapa saat ini, mungkin
akan kita jalani dalam waktu yang cukup lama dengan jarak yang
terpisah. Namun, ikatan hati yang teruji dan sejati itu langka !! Dan ikatan hati dengan mu ini adalah suatu ikatan hati yang ingin
kujaga dengan segenap hati. Ikatan khusus kita ini adalah jenis ikatan
yang istimewa, yang membebaskan kita membicarakan dan saling memberi
tahu apapun.
Kita banyak melakukan hal bersama, kita selalu mengumpulkan
pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan kita dan menaruhnya di dalam hati
kita masing-masing. Kita memiliki banyak kenangan bersama, beberapa di
antaranya menyedihkan namun banyak pula yang menggembirakan.
“Kita telah membuka tempat-tempat istimewa dalam hati kita, di mana yang boleh datang hanya kau dan aku”.
Ikatan hati kita ini tidak terjadi begitu saja, kita membangunnya
dari waktu ke waktu, hari demi hari, dengan pengertian, pengorbanan, air
mata, dan kasih.
Aku tidak pernah ingin membiarkan kita saling menjauh. Mungkin kita
tengah menjalani arah yang berbeda, tetapi itu tidak akan mengubah
ikatan yang telah kita miliki dan apa-apa yang ada di hati kita.
Walau ada jarak yang nyata di antara kita, namun ada suatu tempat
dalam diriku, di mana pikiran-pikiran tentang dirimu serta hal-hal yang
sudah kita lalui bersama tetap tersimpan hangat dan aman. ” Karena pada
saat-saat kita terpisah, aku ingin agar kau menyimpanku dalam hati dan
pikiranmu”.
Kau telah memenuhi hati dan pikiranku dengan kenangan yang cukup
banyak untuk kusimpan. Kehadiranmu adalah sukacita yang istimewa. Aku
ingin kau tau, bahwa untuk semua yang telah kita lalui bersama, semua
‘kebersamaan’, saat-saat serius dan konyol, aku sangat menghargaimu.
“Kehadiranmu adalah sinar mentari di kala mendung. Pengertian dan kasih
sayangmu memberiku kekuatan”.
Moment-moment indah yang sudah pernah kita lalui bersama, adalah
sesuatu yang memenuhi hati kita dan selalu akan menjadi bagian berharga
untuk dikenang.
Hmmm.., sepercik pertengkaran pada saat-saat tertentu dan tawa yang
melimpah..!! “Hari ketika kau dan aku ‘bertemu’, akan selalu ada dalam
hatiku..”
Walau perjalanan hidup kita tengah membuat kita terpisah jauh dan
harus melewati jalan yang berbeda, ketika kehidupanmu berubah,
kehidupanku pun berubah. Tapi aku yakin, kesediaan kita untuk mendukung
dan menerima aspek-aspek yang berubah dalam hidup kita masing-masing
ini, akan senantiasa memperkuat ikatan khusus kita.
Apapun kehidupan kita nantinya, ingatlah selalu bahwa, tidak akan
pernah ada hari di mana aku tidak memikirkanmu, berdoa buatmu, dan
mengirimkan kasihku untukmu.
Kau telah menolongku melewati saat-saat sulit. “Terima Kasih” saja,
mungkin tidaklah cukup untuk mengungkapkan penghargaanku atas semua
kebaikanmu selama ini.
Terima kasih karena kau telah ada untukku untuk melewati saat-saat
indah dengan perkataan-perkataan manis dan perhatian yang tulus. Terima
kasih karena kehadiranmu dalam hidupku telah membuat dunia ini menjadi
kediaman yang lebih indah. Terima kasih karena kau telah menjadi dirimu
sendiri.
Terima kasih untuk telinga yang bersimpati dan perhatian yang tak
terpecah. Terima kasih karena kau telah menunjukkan sisi yang lebih
cerah dalam hidupku, dan berupaya membantuku ke arah yang lebih baik.
Terima kasih karena melalui engkau aku telah banyak belajar dan
mengetahui tentang banyak hal. Terima kasih atas waktu yang kau berikan.
Waktu yang tidak pernah berhenti untuk mengutamakan kepentinganku.
Waktu untuk mendengarkan masalah-masalahku dan membantuku untuk
menemukan solusinya.
Kita telah melakukan yang terbaik untuk membawa harapan kita di masa
yang akan datang. Kita selalu saling terbuka dan tak peduli apapun, kita
selalu membiarkan satu sama lain tahu bahwa kita benar-benar saling
mengasihi dan peduli satu sama lain. ”Bagiku semua sangat berarti”.
Bersamamu aku tidak perlu berpura-pura untuk menjadi seseorang yang
bukan diriku. Kau bisa menerima aku apa adanya dan apa yang aku
tampilkan. Bersama, kita bisa menertawakan segala sesuatu dan menangis
tanpa malu.
Aku bisa bicara padamu dengan begitu mudahnya, aku bisa mempercayaimu
dengan pikiran-pikiran yang terdalam. Aku bisa tertawa bersamamu pada
saat-saat penuh gejolak juga sudah bisa menertawakan diriku sendiri.
”Dan, bersamamu aku sudah bisa belajar berdamai dengan hati juga waktu”.
Terima kasih atas seluruh moment yang kita lalui bersama, moment yang
penuh dengan berbagai perasaan, pikiran, impian dan harapan.., rahasia,
tawa serta airmata. Setiap detik yang berharga akan selalu ku simpan
dalam hati.
Saat-saat ‘kebersamaan’ kita adalah harta yang berharga dalam hatiku.
Aku mengharapkan kasih, tawa dan semua hal yang terindah dalam
kehidupanmu dan lebih banyak adalah segala sesuatunya yang membuatmu
bahagia. Semoga masa depan akan membawa sukacita dan kesuksesan untuk kita
berdua dalam melewati saat-saat bahagia maupun masa-masa sulit yang
terbentang. Dan, semoga kebahagiaan yang tak terukur dan kasih sayang
yang tanpa akhir selalu bersamamu.
Tak ada sesuatu yang biasa dilakukan bila tanpa cinta, pengertian,
juga kasih sayang. ‘kebersamaan’ kita ini sungguh luar biasa.[]